Sabtu, 05 Desember 2009

Fisiologi Proses Masuknya Makanan ke Sel

Proses Masuknya Makanan ke Sel


Saat kita makan, makanan awalnya akan masuk ke saluran gastrointestinal, makanan akan dicerna di lambung dengan asam lambung lalu akan dicerna lagi dengan empedu oleh hati dan akan memasuki usus halus untuk diserap. Saat diserap, makanan akan masuk ke dalam aliran darah bersama sel-sel darah merah. Sel-sel darah merahlah yang akan menghantarkan makanan tersebut di samping oksigen dari alveolus. Setelah itu makanan akan dibawa ke hati untuk dipecah menjadi molekul2 yang lebih kecil agar mudah diserap sel. Karbohidrat akan diubah menjadi glukosa, lemak mejadi asam lemak, dan protein menjadi asam amino. Setelah itu, darah akan mendistribusikannya ke seluruh sel2 tubuh. Darah akan membanya sampai ke kapiler. Di sana, zat2 makanan dan oksigen akan dilepas ke matriks ekstraseluler. Setelah itu, makanan dan oksigen akan masuk ke sel. Jika ukurannya sangat kecil maka dapat melintasi membrane dengan bebas. Tapi jika ukurannya besar maka akan diterima oleh sel dengan cara pinositik atau fagositik. Umumnya, yang digunakan adalah pinositik. Zat-zat makanan tersebut akan masuk dalam folikel pinositik dan akan segera dibawa ke mitokondria untuk respirasi. Zat makanan lalu diubah menjadi asam piruvat kemudian menjadi asetil koenzim-A, lalu akan dipecah dimatriks mejadi hydrogen dan karbondioksida. Nah, karbondioksida akan segera dikeluarkan dari sel mengikuti darah untuk dilepaskan di paru2 keluar tubuh. Sementara Hidrogen akan berikatan dengan oksigen dari darah. Tapi sebelumnya hydrogen harus diubah dulu ke bentuk ion dengan melepaskan elektronnya. Setelah itu, terjadlah ikatan antara hydrogen dan air dan melepaskan energi tinggi yang akan diterima oleh ATP sintase untuk mengubah ADP menjadi ATP. Setelah itu, ATP akan disebarkan ke seluruh organel2 untuk proses aktivitas sel.

Sumber Data :

http://kreatifberpikir.blogspot.com/2008/10/bagaimana-proses-masuknya-makanan-ke.html

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar